Masa depan itu bermacam-macam.
Tiada pasti dan masih kabur.
Namun ia layaknya box google search
Dan kitalah pemilik keyboard serta pemegang mouse.
Kemana masa depan,
Kitalah yang memikirkan, memilih, dan memutuskan.
Masa depan…..
Adalah layaknya pulau dengan sejuta kejutan.
Dayunglah perahu sekuat kita mampu !
Hingga…..
Kita temukan rahasia masa depan itu.
Bersiaplah untuk banyak kejutan-kejutan..
Dan berprasangkalah baik pada…….
Alloh SWT…
Take A Choice
Dengan segala keterbatasan saya mengajak siapa pun untuk segera merencanakan masa depan. Banyak orang yang saya temui selalu berkata, “Ah, itu kan masih lama” atau “Yang nanti ya dipikirin nanti sajalah” dan masih banyak alasan lain yang tidak relevan dengan pertanyaan perencanaan masa depan. Memang hak mereka untuk menjawab seperti itu karena yang bertanggung jawab terhadap hidup mereka adalah diri mereka sendiri. Semua pilihan ada di tangan kita, tidak ada paksaan karena itu hidup kita sendiri. Akan tetapi, setiap orang mempunyai tanggung jawab hidup yang harus dijalaninya dengan segala risiko dan konsekuensinya.
Kata orang bijak, hidup ini adalah pilihan. Pilihan menghantarkan kita pada situasi tertentu. Masa depan kita ada ditangan kita sendiri. Kita bertanggung jawab terhadap hidup kita. Kita harus mempunyai tujuan hidup yang jelas. Bukan kendaraannya yang penting, tapi tujuan hidup kita lebih penting. Sarana hanya akan menghantarkan pada tujuan kita, tapi tujuan hidup akan membawa kita pada kedamaian dan kebahagiaan.
Jadi, apa pilihan kita ? hidup mulia ataukah hina disisi Alloh SWT ? Life is Choice !!
Simak dan renungi firman Alloh dalam ayat-ayat suci Al-Qur’an berikut :
ﻭﻠﻗﺪﺪﺮﺃﻨﺎﻠﺟﻬﻨﻢﻜﺛﯾﺮﺍﻤﻦﺍﻠﺟﻦﻭﺍﻷﻨﺱﻠﻬﻢﻘﻠﻭﺏﻻﯿﻓﻗﻬﻭﻦﺒﻬﺎﻭﻟﻬﻢﺍﻋﯿﻦﻻﯿﺒﺼﺮﻭﻦﺒﻬﺎﻭﻟﻬﻢﺁﺬﺍﻦﻻﯿﺴﻤﻌﻮﻦﺒﻬﺎﺍﻭﻟﺋﻚﻜﺍﻻﻨﻌﺍﻢﺒﻞﻫﻢﺃﺿﻞﺃﻭﻟﺋﻚﮬﻢﺍﻟﻐﺎﻓﻟﻭﻦ
Arinya :
“Dan sesungguhnya Kami jadikan isi jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai qalbu, tidak dipergunakannya untuk berfikir, dan mereka mempunyai mata, tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga, tidak dipergunakannya untuk mendengar, Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”. ( QS. Al-A’raf(7):179)
Life is Short
Hidup itu singkat.
“Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itu negeri yang kekal”. (TQS. Al- Mu’min:39
Kita tidak mengetahui sampai dimana kita nantinya dan pada usia berapa kita akan kembali pada sang Pencipta. Namun, semua orang pasti akan mengalami kematian. Mungkin sepuluh tahun lagi,mungkin satu tahun lagi, mungkin satu bulan lagi, mungkin besok, mungkin setelah membaca tulisan ini. Kita tidak pernah tahu karena hidup adalah misteri Alloh SWT. Saya tidak bermaksud untuk menakuti, tapi inilah kenyataannya. Sudah siapkah kita ? Marilah kita membangun kehidupan berkualitas disisi Alloh SWT.
Past Doesn’t Equal to the Future
Masa lalu tidak sama dengan masa depan !
Memang kita tidak dapat mengetahui ataupun melihat masa depan kita, tapi yang pasti kita dapat merencanakannya. Masa lalu adalah guru terbaik bagi hidup kita, masa lalu merupakan bagian dari hidup kita, biarkan itu berlalu dan menjadi kenangan yang berarti tapi masa depan jauh lebih penting.
Apa yang kita lakukan di masa lalu telah menghantarkan kita pada posisi kita saat ini. Keputusan yang telah kita buat dan tindakan yang telah kita lakukan sekarang memberikan akibat kita pada masa yang akan datang.
Bertaubat adalah usaha yang harus kita lakukan sebagaimana juga diharuskan bagi setiap orang beriman.
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Alloh denagn taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga……..” (TQS. At-Tahrim:8)
Who m'I ?
Semua orang pasti menjawab “Saya Manusia”. Jika demikian,darimanakah manusia ?
Apakah manusia berasal dari kera ? seperti teori evolusi Darwin ?
Kita adalah makhluk special. Kita hanya satu-satunya yang ada di muka bumi ini. Tidak ada satupun makhluk yang kehidupannya sama persis dengan kita. Alloh menciptakan kita benar-benar special. Manusia berbeda dengan kera ataupun hewan. Apakah yang membedakan ?
Temukan perbedaan itu !!
Manusia
Hewan
Perlu makan
Perlu makan
Mau kawin
Mau kawin
Marah kalau diganggu
Marah kalau diganggu
Punya instink
Punya instink
Lalu, apakah yang membedakan keduanya? Jawabannya adalah AKAL. Dengan akal manusia menjadi makhluk yang sempurna, karena akallah manusia bisa berfikir. Berbeda dengan hewan yang hanya mengandalkan instingnya. Jadi, jika kita hanya menggunakan instink, maka apa bedanya kita dengan hewan ??
Manusia adalah materi. Alloh SWT benar-benar telah meniupkan ruh sebagai rahasia kehidupan (nyawa) pada manusia. Alloh juga memberikan pada diri manusia potensi hidup yang tercermin dalam tiga potensi, yakni : kebutuhan jasmani, naluri-naluri, dan akal. Semuanya telah ada pada setiap manusia yang hidup.
“Siapa kenal dirinya maka akan kenal Alloh Penciptanya dan faham tujuan ia diciptakan”. (Hadits)
Taking A Decision and An Action
- Mengambil Keputusan yang Tepat dan Cepat
Keputusan yang tepat akan membuahkan hasil yang baik. Sebaliknya, keputusan yang keliru akan membuahkan hasil yang kurang baik. Namun, perlu kita ingat bahwa setiap keputusan selalu mengandung risiko. Mengambil keputusan yang tepat juga harus melalui proses dan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hasil yang baik biasanya melalui proses berikut :
1) Keputusan
Tidak ada jalan pintas !! Kita harus berani mengambil keputusan untuk melakukan perubahan positif dalam hidup.
2) Rencana
Rencana adalah visi dan misi yang kita buat. Rencana menghantarkan kita pada tujuan kemana kita harus berjalan dan melangkah. Tidak ada visi dan keyakinan diri, akibatnya tidak ada tujuan yang jelas dalam hidup.
“If you have a clear vision you’ll even forget your breakfast” (Bill Gates)
Seseorang yang memiliki visi dan misi hidup yang jelas, akan sanggup mengurai tiga pertanyaan, Darimana kita berasal ? Apa tujuan hidup kita ? Akan kemana setelah kita hidup ?
Pada pembahasan sebelumnya kita telah dapat memecahkan siapa diri kita dan dari mana kita berasal, yaitu manusia (makhluk ciptaan Alloh SWT).
Apa tujuan hidup kita ?
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku”. (TQS. Adz-Dzariyat:56)
Karena kita adalah makhluk ciptaan Alloh SWT, maka kita harus tunduk pada aturan-Nya dan beribadah kepada-Nya. Seharusnya menjadi hal yang wajib di dalam hidup ini mengambil aturan-aturan pencipta untuk mengatur segala aspek kehidupan. Sehingga setiap aktifitas kita hendaknya untuk mencapai nilai tertinggi, yaitu ridho Alloh Azza wa jallah.
Akan kemanakah kita setelah hidup ?
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan”. (TQS. Al-Ankabut : 57)
Tentunya kita akan kembali kepada-Nya, karena kita berasal dari Alloh SWT. Disini manusia akan dihisab atas segala perbuatannya di muka bumi. Maka, apa yang akan kita persembahkan saat kembali kepada-Nya ?
3) Tindakan
“Jangan hanya membidik tapi tidak pernah menarik pelatuk. Tarik busur dengan kuat, lepaskan anak panah yang tertahan itu hingga melesat jauh dan tinggi”.
Sebuah rencana akan menguap begitu saja apabila tidak ada tindakan atau action. Jangan pernah berharap mendapatkan hasil yang berbeda dengan melakukan kegiatan yang sama.
4) Hasil
Hasil yang kita dapatkan merupakan akibat dari kita melakukan tindakan. Siklus ini akan terus membawa kita pada keputusan berikut. Semakin besar keputusan yang kita ambil, semakin baik hasil yang kita dapatkan.
When You Believe
Believing tidak sekadar percaya pada keputusan yang telah kita buat, tapi lebih dari keyakinan kepada diri sendiri dan yakin akan janji Alloh SWT. Bersabar dan tawakal itulah kuncinya.
- Sumber Motivasi
Keyakinan akan janji Alloh SWT.
“Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain(atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Alloh telah menentukan-Nya. Dan adalah Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu”.
(TQS. Al-Fath : 48)
Ada sebuah kisah perjuangan yang akan menjadikan kita semakin yakin akan janji Alloh SWT.
Pada tahun 711 M di Spanyol sekitar 12.000 pasukan muslim berlepas dari Afrika Utara menuju sebuah yang menanti pembebasan Islam. Pasukan muslim tersebut dipimpin oleh sang panglima Thariq bin Ziyad. Pada saat itu jumlah pasukan musuh lebih besar daripada jumlah pasukan kaum muslimin. Tapi, Thariq bin Ziyad senantiasa mengobarkan semangat kepada para prajuritnya. Beliau memiliki ide cemerlang untuk membakar kapal yang dimiliki, sehingga para prajuritnya tidak punya pilihan lagi kecuali tetap maju untuk berperang dengan mendapatkan kemenangan atau mati sayhid. Pada saat itu Thariq bin Ziyad berkata, “Laut ada dibelakang kalian sedangkan musuh ada di depan kalian dan tidak ada yang tertinggal pada diri kalian kecuali kebenaran dan kebesaran”.
Subhanalloh, berangkat dari keyakian akan janji Alloh SWT, kaum muslimin dengan sang panglima Thariq bin Ziyad mampu menaklukan kota Andalusia yang sekarang dikenal Spanyol
Seperti itulah seharusnya seorang makhluk harus yakin dan percaya akan janji sang Pencipta (Alloh SWT). Bercita-citalah besar dan berpikirlah maju! Kita tidak diciptakan untuk menjadi orang kalah, namun sebagai wakil Alloh di bumi untuk memberikan kemajuan dan kesejahteraan. Sehingga, setiap langkah yang kita buat, haruslah merupakan langkah-langkah kemenangan. Keberhasilan sesungguhnya ditentukan oleh besar-tidaknya keyakinan kita meraih kemenangan disisi Alloh SWT.
Kesimpulan
Maka, kehidupan akhir seperti apakah yang kita inginkan ? Hidup berorientasi pada dunia yang nyatanya hanya sebentar ? Atau hidup dengan orientasi pada akhirat yang jalannya tidak mudah namun kekal.
Hidup ini hanya sekali, Hidup ini singkat, Hidup ini adalah pilihan. Dalam hidup ini, pilihan-pilihan seperti apa yang kita inginkan? Ketika jasad kita telah berselimutkan tanah, bagaimana kita ingin orang lain mengingat kita...?
Jadi... Pilihan seperti apa yang akan kita buat?
“Sesungguhnya Alloh tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka”. (TQS. Ar-Ra’ad : 11)
Sebagai penutup saya ingin mengatakan, “To win you have got to stay in the game”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar